visi & misi

Tampilkan postingan dengan label asuransi kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label asuransi kesehatan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 19 November 2014

SURAT DARI AYAH





Hari ini, seperti biasa, ayah keluar rumah untuk pergi mencari nafkah.

Seperti biasa, ayah mencium ibu dan aku, lalu tersenyum dan berpesan seperti biasanya:

"Nantikan ayah pulang ya..."
"I LOVE YOU"


Lalu suara motor kesayangannya menderu dan meninggalkan kami.

Tapi siapa menyangka, hari itu adalah ciuman ayah untuk yang terakhir kalinya.

Sore itu ayah pulang, yang biasa pulang sendiri dengan motornya, kini yang aku lihat motornya HANCUR.

Ayah turun dari AMBULANCE, tapi bukan turun sendiri, berdiri dan berjalan sendiri melainkan diangkat orang yang tidak aku kenali.

Ayahku pulang, bukan ayah seperti tadi pagi, ayah tidak lagi berpakaian kerja.

Tapi kini, berpakaian serba putih bersih yang membungkus sekujur tubuhnya.

Tadi pagi ayah begitu mesra mencium ibu dan aku, begitu hangat dan dekat.

Sore ini aku dan ibu yang menciumnya, tapi ayah begitu dingin dan terasa sangat jauh.

Aku lihat ibu yang dulu tegar dan kuat, ternyata saat ini begitu rapuh.

Aku mulai menyadari, kepergian ayah tidak meninggalkan apapun untuk aku dan ibu.

Aku pun tersadar, selama ini yang menafkahi aku dan ibu adalah ayah.

Aku jadi ketakutan dan bertanya dalam hati, bagaimana tentang cita-citaku menjadi dokter yang dijanjikan ayah.
Aku hanya menangis tersedu tanpa pernah ada lagi yang mendiamkanku.

INI BUKAN MIMPI

Aku lihat dengan jelas, tanah gembur itu menguburnya, dan sekarang aku lihat dengan sadar, nama Ayah terukir di kayu pancang ala kadar sebagai penanda pusaranya.

Satu minggu kemudian, aku melihat ibu di kamarnya tekun memegang sesuatu, ibu membaca sesuatu, aku lihat ibu menangis lalu memelukku.

Secarik kertas melayang jatuh di kakiku lalu aku pungut dan baca.

Tertulis tanggal di saat hari kepergian ayah:

"Istriku, kau adalah sosok wanita yang sempurna di hatiku, kita lewati hari dalam kondisi pas-pasan."

"Kau tetap tabah dalam segala hal, melayani aku tanpa kurang sedikitpun, walaupun kau tahu, gajiku di tempat aku bekerja, tidak cukup untuk membeli bajumu yang tidak terganti seumur anak semata wayang kita."

"Aku tau kau begitu menghormati aku sebagai pemimpin rumah tangga, dan selalu menghargai keterbatasanku."

"Istriku, aku sadar, untuk menaikkan taraf ekonomi kehidupan kita dan membuktikan janjiku untuk memberikan pendidikan yang terbaik untuk anak kita, perlu proses dan butuh waktu untuk merintisnya."

"Maka, hari ini aku harus berkata jujur kepadamu, Dalam setahun ini, tentang gaji yang telah aku potong setiap bulannya darimu, yang selama ini aku alaskan untuk keperluanku sendiri, dan aku masih ingat kau selalu cemberut ketika kau sadar amplop gajiku kurang Rp 2.000.000,-"

"Aku pun tau, uang sebesar itu sangat berarti bagimu dalam mengelola keperluan kita sehari - hari selama ini."

"Sebenarnya, uang tersebut aku tabungkan di sebuah perusahaan ASURANSI, melalui teman sekokahku dulu, yang bekerja di perusahaan asuransi tersebut."

"Aku tau, kau pasti tidak suka mendengarkan ALASAN kenapa aku harus memiliki POLIS ASURANSI ini."

"KEMATIAN..."

"Ya, kita sadari, tidak seorangpun yang tau KEPASTIAN ini kapan waktunya tiba."

"Tapi aku percaya dengan isi POLIS ASURANSI yang telah aku miliki, bahwa ketika AKU MATI, perusahaan asuransi ini MENJAMIN Rp 1 MILYAR untukmu dan anak kita."

"Aku rasa JAMINAN ini pantas buatmu dan anak kita, hal ini tak lain sebagai bukti CINTAKU & TANGGUNG JAWABKU sebagai pemimpin keluarga yang belum punya apa-apa untuk kalian."

"Sosok Ayah tidak dapat diganti, tapi TANGGUNG JAWAB ayah telah ada yang menggantikannya, agar kalian tidak menjadi BEBAN orang lain."

POLIS ASURANSI JIWA

"Dengan polis itu, aku yakin, anak kita pasti dapat wujudkan cita - citanya menjadi DOKTER, aku pasti bangga."

"Dan jangan lupa, rutinlah kau santuni yatim piyatu dan fakir miskin di sekitar rumah kita, lalu kau niatkan untukku ketika aku kembali ke pangkuan SANG MAHA PEMILIK SEGALANYA."

"Istriku, jika ketentuan ini telah terjadi, bersabarlah, kau harus terus berjuang dan hidup, dan lakukanlah hal yang terbaik untuk keluarga kecil kita."

"BUAT AKU BANGGA...!!!"

"AKU CINTA KALIAN."

Selasa, 04 November 2014

ANGSA DAN TELUR EMASNYA



Sering bila saya bertanya kepada orang, apa tujuan Anda bekerja? 

Dipastikan mereka menjawab 'untuk mendapatkan penghasilan' !!
 
Jadi dasar utama dari perencanaan keuangan adalah income atau penghasilan. Tanpa income maka tidak ada elemen yang lain. Namun ironisnya hanya sedikit orang yang mengerti dan sadar bahwa income harus dilindungi dan bahkan harus dipertahankan dari tahun ke tahun.
 
Banyak orang justru berpikir bagaimana bekerja lebih keras, untuk mendapat ncome yang lebih banyak. Memikirkan investasi, agar uangnya berkembang berlipat ganda. Serta mencari peluang peluang baru untuk memperoleh income semaximal mungkin. Inilah kesalahan yang cukup fatal dalam perencanaan keuangan.

Kalau kita melihat sebuah permainan sepak bola tentunya tiap team berharap akan memenangkan pertandingan dengan sebanyak mungkin menciptakan goal. Striker atau penyerang tugasnya adalah merobek jala lawan. Setiap peluang harus diambil untuk menciptakan goal. Bila seorang stiker dalam permainan tersebut bermain jelek, tidak berhasil memasukkan bola pada gawang apakah berakibat fatal? Tidak, karena mereka akan menunggu peluang lagi bila ada untuk menciptakan goal. Namun bila seorang kiper bermain jelek, maka akibatnya akan fatal!! gawangnya kebobolan, bisa dipastikan teamnya menuju kekalahan. Kiper tidak boleh melakukan kesalahan.
 
Demikian juga dalam perencanaan keuangan, striker atau penyerang adalah bagian dari investasi atau bisnis. Bila investasi jelek masih ada kesempatan berikutnya. Sedangkan kiper dalam hal ini adalah bagian yang menjaga keamanan income. Dia tidak boleh melakukan kesalahan. Kesalahan kiper dalam perencanaan keuangan akan berakibat fatal pada keluarga tersebut. Bila tidak punya kiper, maka income tidak ada yang melindungi. Disinilah peran asuransi sebagai kiper yang menjaga gawang keuangan keluarga.

Pada umumnya masyarakat hanya berpikir tentang mendatangkan income dan kemudian bagaimana mengembangkan incomenya agar berlipat ganda. Mereka tidak pernah memikirkan bagaimana melindungi incomenya. Kalaupun mereka sempat memikirkannya, justru melindungi income diletakkan bagian yang terakhir.
 
Kenyataan banyak terjadi, sebagian orang mengalami musibah kehilangan income dan kehilangan kemampuan untuk menghasilkan income secara permanen, pada saat mereka berusaha mendatangkan income dan berinvestasi.
 
Dalam perencanaan keuangan keluarga, melindungi income merupakan hal penting, yang mendapat prioritas setelah mendatangkan income. Setelah itu baru memikirkan bagaimana mengembangkan income atau berinvestasi.
Sering orang tidak mau melindungi incomenya dengan dasar pemikiran harus mengeluarkan uang. Mereka tidak rela seakan membuang uangnya untuk sesuatu yang tidak pasti.
 
Padahal untuk mendatangkan incomepun seseorang harus mengeluarkan biaya. Bisa biaya produksi, biaya pemasaran, untuk memulai usahanya, yang sesungguhnya juga belum mendapatkan kepastian soal hasilnya. Demikian juga dalam berinvestasi selalu ada biaya yang harus dibayarkan. Entah kepada Manager Investasi, atau membayar pajak. Dimana semua investasi selalu mengandung resiko seberapapun kecilnya. Maka hal yang wajar bila untuk melindungi income juga harus mengeluarkan biaya semacam premi asuransi.


Apa yang menyebabkan seseorang bisa kehilangan income ?
 
Krisis ekonomi yang kerap terjadi bisa mengurangi kemampuan seseorang menghasilkan income, bahkan banyak yang kehilangan income secara drastis. Namun situasi semacam ini masih bisa diatasi selama orang tersebut masih sehat dan punya semangat kerja. Dia bisa memulai lagi dan berjuang kembali untuk memperoleh income.
 

Sakit kritis dengan cepat bisa menghentikan income seseorang. Bahkan menghabiskan uang yang telah dikumpulkan dengan susah payah. Sering malah menjadi beban secara finansial bagi keluarganya. Situasi ini dari seorang penghasil income menjadi penghabis income.
 
Dan terakhir adalah kematian yang menghentikan income. Tuhan tidak pernah berunding ketika akan memanggilnya. Meninggal adalah sesuatu yang pasti. Namun yang tidak ada kepastian adalah waktunya.


Kematian seorang kepala keluarga berarti juga KEHILANGAN SUAMI, AYAH, dan PENGHASILAN !!
 
Dalam situasi di atas, tidak cara yang lebih baik yaitu dengan mentranferkan resiko kepada pihak lain. Dan mekanismenya hanya life insurance yang bisa menanggung resikonya, selama kita memenuhi persyaratan. Karena untuk bisa mentranfer resiko kita ke life insurance kita harus sehat. Bila saatnya kita membutuhkan - saat sudah sakit- tidak ada life insurance yang mau menerima kita.
 
Sangatlah wajar bila kita melindungi income kita, karena income sangat penting bagi kita dan keluarga. Semua asset yang sudah diperoleh, mulai rumah, mobil, deposito, emas, usaha, dibeli dan dibayar melaui income kita.
 
Sering orang lebih melindungi aset aset nya daripada sumber incomenya. Banyak mobil mewah diasuransikan, namun kadang pemiliknya tidak mempunyai polis.
 
 
Bila ada Angsa yang bisa bertelur emas, dan Anda hanya boleh memilih satu saja yang diasuransikan, mana yang Anda pilih, Angsa atau Telurnya ?
 
Ya Anda pasti memilih Angsa nya yang di asuransikan. Karena Angsa lebih berharga daripada telur emasnya. Angsa itu setiap saat akan bertelur emas.
 
Ilustrasi ini mengatakan setiap kita adalah angsa yang bertelor emas. Jadi prioritas pertama dalam mengasuransikan adalah diri kita sendiri. Setelah itu barulah kita melindungi aset aset kita.
 
Seperti halnya dalam sebuah bangunan, bagian terpenting adalah pondasi. Penampakan luar bukan tidak penting, namun tanpa pondasi yang kuat dan kokoh tidak ada gunanya keindahan bangunan. 
 
Keindahan yang dibuat di bangunan tersebut membutuhkan biaya yang mahal, dan menimbulkan banyak kerugian bila bangunannya hancur akibat pondasi yang tidak diperhitungkan sehingga bangunan mengalami penurunan dan roboh. Biaya pondasi tidak murah, bisa menghabiskan 20 - 30 % dari keseluruhan biaya bangunan. Pondasi tidak indah, tidak menarik, bahkan tidak kelihatan. Orang yang mendiami bangunanpun tidak bisa bisa merasakan manfaatnya secara langsung. Tetapi pondasi harus tetap ada, tidak bisa asal asalan, dan materialnya tidak bisa menggunakan yang murahan. Namun membutuhkan perhitungan khusus.
 
APAKAH ANDA SUDAH MEMILIKI PONDASI YANG KOKOH UNTUK PERENCANAAN KEUANGAN ANDA?
 
konsultant keuangan
GENERALI INDONESIA
 
HERIANSYAH PUTRA
081370434433
PIN: 51F5B8ED

Sabtu, 27 September 2014

Fantastis! Karyawan Google Tetap Terima Gaji Walaupun Sudah Meninggal

Siapa yang tidak kenal Google, mesin pencari dengan algoritma paling cerdas saat ini. Hasil pencarian dari Google kian hari terasa makin mengerti apa yang sedang kita cari dan inginkan. Google juga merupakan salah satu perusahaan impian semua orang dapat bekerja disana.

Google-pun memiliki banyak reputasi yang spektakuler dan fantastis dalam produk - produk yang dimilikinya seperti Youtube, Google Chrome, Blogger, Android, Google Maps, Gmail, Google Translate, Google Drive, Google Apps, Google Adsense, Google Calendar, Google+ dan masih banyak lagi. 

Silakan hitung sendiri dalam gambar ini.Sebagian besar layanan dan produk yang mereka miiki disediakan secara cuma - cuma tanpa mengurangi profesionalitas mereka, mereka tetap memberikan layanan dukungan jika diperlukan, mereka juga memberikan fitur dan fasilitas yang layaknya tidak akan didapat jika kita berlangganan secara cuma - cuma. Siapa yang tidak suka gratisan tapi fitur berlimpah dan ok punya?






Tidak hanya sampai disitu, Google sangat memperhatikan kesejahteraan karyawannya. Mereka merawat karyawannya layaknya sebuah aset yang tak ternilai harganya dan dengan cara inilah Google menuai cinta dari karyawannya sebagai feedback atas perhatian yang sangat baik kepada mereka. Terbukti dari pertumbuhan karyawannya yang cukup signifikan, dari 10.000 orang di tahun 2010 dan di tahun 2012 menyentuh angka 30 ribu karyawan, meningkatnya produktifitas dan kreatifitas kerja dari tahun ketahun.

Yang sangat menarik salah satunya adalah pemberian dana kematian bagi mantan karyawannya (mereka menyebutannya dengan panggilan Xoogler, mungkin singkatan dari eks Googler). Ini termasuk tawaran untuk membayarkan separuh gaji si karyawan yang meninggal dunia kepada pasangannya selama satu dekade. 

Bahkan, Google tak mengenakan syarat masa kerja apa pun untuk fasilitas ini. Artinya, sebagian besar dari 30.000 karyawannya dapat menikmatinya. Namun, tawaran itu sejauh ini baru berlaku bagi karyawan Google di Amerika Serikat saja. Skema dana kematian itu sudah diterapkan pada awal tahun ini.

Laszlo Bock, SVP, People Operations dari Google mengatakan bahwa manfaat dana kematiaan itu tidak stop pada gaji saja. Pasangan karyawan Google yang meninggal akan mewarisi manfaat saham dan anak mereka akan mendapat USD 1.000 per bulan sampai usia 19 tahun.Google memastikan keluarga karyawan terurus ketika ada kejadian tak terduga – bahkan meskipun itu tak bermanfaat langsung bagi bisnisnya.

Tapi, manfaat dana kematian itu bakal menarik lebih banyak kandidat untuk bekerja pada Google dan membuat karyawan lebih loyal. Google sendiri mengaku hal itu hanya efek samping, bukan alasan perusahaan memberikan dana kematian.

“Adalah lebih baik untuk bekerja pada perusahaan yang peduli dengan Anda daripada perusahaan yang tidak. Dan dari sudut pandang perusahaan, adalah lebih untuk peduli daripada tidak,” kata Laszlo Bock.

Tidak banyak dan mungkin hanya Google satu - satunya perusahaan yang memberikan tunjangan kematian dengan skala besar. Tunjangan kematian ini dan jaminan kesejahteraan jika si pencari nafkah meninggal dunia juga bisa ditemukan pada beberapa jenis asuransi, seperti Prulink, tidak saja proteksi tetapi juga investasi, tidak hanya satu proteksi tapi dipaket dalam beberapa manfaat proteksi sekaligus.

Jika bekas perusahaan dimana anda pernah bekerja atau perusahaan dimana saat ini anda bekerja tidak memberikan manfaat serupa yang ditawarkan Google, Inc - jangan pikir panjang, silakan kontak SAYA segera agar anda tidak lupa untuk memberikan jaminan kepada generasi penerus anda, layaknya mendapatkan manfaat yang serupa dengan diberikan Google bagi karyawannya bahkan ini lebih baik.

 

Senin, 16 Juni 2014

RINTIHAN ANAK - ANAK YATIM




Ayah bagaimana saya harus memulai memberitahukan Ayah, begitu banyak hal yang menimpa kami setelah Ayah pergi. 

Ayah pergi begitu tiba tiba dan semua yang Ayah tinggalkan lenyap begitu cepat.

Kami sekarang tinggal di sebuah kamar sewaan yang kecil dengan lampu redup-redup, dan tempat tidur yang patah. 

Ayah, apakah semua anak kecil harus menderita ketika Ayahnya pergi untuk selama-lamanya? 

Seandainya Ayah tahu bagaimana lapar dan dingin yang kami rasakan. Saya yakin Ayah, bila Ayah tahu bahwa Ibu dan saya menjalani semuanya ini dalam seminggu, 7 hari. Hati Ayah akan hancur.

Saya tahu Ayah tidak bermaksud meninggalkan kami mengalami ini semua. 

Ayah begitu mencintai dan memberikan segala sesuatu untuk kami. Bahkan mengambil pinjaman. Saya masih ingat saat Ayah harus bekerja keras hingga malam. 

Sehingga Ibu dapat memiliki mesin jahit dan saya memiliki baju baru. Sekarang Ibu harus mencuci  pakaian tetangga setiap hari juga menjahit setiap malam supaya saya dapat bersekolah dan Ibu berpikir itu adalah kewajibannya. 

Saya ingin membantu Ibu walaupun saya masih kecil. Saya bisa mencuci piring, mencabut rumput dan mungkin juga memperoleh lima ribu rupiah untuk pekerjaan-pekerjaan itu. 

Saya tidak iri dengan Susan, walaupun ia tinggal di rumahnya sendiri, menyisir dengan sisir yang bagus. 

Dia tidak pernah merasa lapar, dingin dan selalu berpakaian bagus. Karena saya tahu tidak seorangpun yang mempunyai Ayah dan Ibu yang lebih baik dari punyaku. 

Ayah kadang kala saya menangis, karena saya tidak mengerti. Mengapa Ibu terus menerus menangis.

Ayah mohonlah kepada Tuhan untuk membantu, untuk membahagiakan Ibu kembali. 

Saya benar-benar kehilangan Ayah dan sekarang saya kehilangan senyuman Ibu. 

Bagaimana saya bisa membahagiakan Ibu karena saya sendiripun sedih dan bingung. 

Saya tidak tahu mengapa?

Ayah ada satu hal yang saya ketahui dan berharap Ayah tidak akan marah bila saya ungkapkan, ayah Susan meninggalkan mereka ASURANSI ketika ia meninggal.  Ini benar Ayah. 

Setiap orang mengatakan Ayah begitu muda sehat dan kuat. Ayah berkata kalau ASURANSI itu tidak perlu dan tidak seorangpun berpikir itu salah. 

Meskipun demikian, tidaklah baik bagi kami untuk mengatakan bahwa karena itu saya dan Ibu harus menderita hari ini.

Semoga para Ayah menyadari bahwa anak-anak mereka membutuhkan ASURANSI, sehingga mereka tidak bergantung pada Ayahnya yang sudah tiada. 

Dan akhirnya menjadi BEBAN orang lain. 

Hidup menjadi kehinaan dan terpuruk menderita dan jauh dari masa depan yang sejahtera.

Karena mau tidak mau suatu hari Ayah mereka pasti meninggal dan Ibu mereka tidak perlu menangis setiap malam. Juga anak- anak tidak perlu bertanya, kenapa Ayah, kenapa?

Sudah kah Anda menyambung Tali Kasih sebagai bukti cinta Anda pada masa depan buah hati? 

Segeralah persiapkan sedini mungkin dan selagi masih mungkin...!

Demi waktu sesungguhnya manusia dalam keadaan merugi kecuali bagi mereka yang bijak.....

Minggu, 08 Juni 2014

7 ALASAN MENGAPA AGENT ASURANSI MENGEJAR - NGEJAR ANDA


Anda Pencari Nafkah di Keluarga?
Inilah 7 Alasan Mengapa Agen Asuransi Mengejar - ngenjar Anda :

1. Seorang Agen Mengetahui Bahwa Resiko Hidup Bisa Terjadi Kepada Siapa saja, dan Kapan saja, Siap Ataupun Tidak, Risiko Hidup adalah Sakit, Kecelakaan dan Meninggal Dunia.

2. Seorang Agen Mengetahui bahwa Ketika Resiko itu Terjadi, semua Rencana - rencana Masa Depan Keluarga menjadi Buyar dan Surga menjadi Tidak Indah untuk Anda.

3. Seorang Agen mengetahui bahwa Tidak ada satupun orang di Dunia ini yang mau menggantikan Anda
untuk mencari Nafkah. untuk Anak Istri Anda walaupun itu adalah Saudara Kandung sendiri.

4. Seorang Agen mengetahui bahwa tabungan bahkan Aset yang Anda Miliki akan tergerus habis bila mengalami resiko - resiko kehidupan.

5. Seorang Agen mengetahui bahwa Kondisi Kesehatan Anda Menurun, dan Saat itu terjadi, Tidak ada satu pun Perusahaan Asuransi yg mau Menerima Anda.

6. Seorang agen Mengetahui bahwa Banyak orang yang menyiapkan dana Pensiun, Dana Pendidikan dan Dana Kesehatan terlambat, sehingga Anda harus membayar lebih mahal akibat penundaan.

7. Seorang agen asuransi mengetahui bahwa walaupun Anda sudah memiliki Polis Asuransi, namun polis yang anda miliki belum memiliki pengaman investasi.
 
Sekarang Anda tau kan, Kenapa Agen Asuransi mengejar - ngejar Anda? 

Karena ketika terjadi Risiko Hidup, maka Kami datang ke rumah Anda bukan hanya membawa karangan bunga, tetapi Dana Cash dan Garansi Income untuk keluarga Tercinta Anda.
 
Teriring salam
HERIANSYAH PUTRA
konsultan keuangan anda
GENERALI INDONESIA 
081370434433
ryansyah82@yahoo.com

Kamis, 22 Mei 2014

GRATIS : KONSULTASI CARA MENJADI NASABAH "GENERALI INDONESIA"


Untuk merencanakan kebutuhan ASURANSI JIWA (kesehatan, pendidikan dan pensiun) anda, pastikan terlebih dahulu bahwa anda telah memutuskan dan komitmen memilih GENERALI INDONESIA sebagai partner keuangan untuk masa depan anda, dengan 2 (dua) PILIHAN sebagai berikut :

1. Saya komitmen memiliki POLISH Asuransi Jiwa Generali Indonesia SESUAI KEBUTUHAN SAYA.

2. Saya komitmen memiliki POLISH Asuransi Jiwa Generali Indonesia SESUAI KESANGGUPAN SAYA.

Kemudian mintalah kepada kami untuk membuatkan PROPOSAL ILUSTRASI asuransi anda, dengan memberikan DATA DIRI / KELUARGA anda secara lengkap :
- Nama dan tanggal lahir sesuai KTP (suami/istri/ayah/ibu/saudara)
- Nama dan tanggal lahir sesuai AKTE KELAHIRAN (anak)
- Alamat email dan alamat rumah / kantor 
- Nomor Handphone (aktive)

Kemudian pilih PRODUCT yang anda butuhkan, sbb:

Setiap PROPOSAL ILUSTRASI yang telah kami kirimkan ke alamat email akan kami komfirmasikan kepada anda via SMS / TELP.

Lalu download dan print PROPOSAL ILUSTRASI tersebut, kemudian pelajari dan fahami, jika ada yang ingin anda pertanyakan, silahkan hubungi : 

Bapak Heriansyah Putra : 081370434433

Aplikasi SPAJ (surat permohonan asuransi jiwa) akan kami kirimkan ke alamat rumah / kantor anda, setelah anda KOMITMEN / MEMUTUSKAN persetujuan sesuai PROPOSAL ILUSTRASI yang telah kami buat untuk anda / keluarga.

Perubahan SPAJ dapat diajukan kembali, meskipun SPAJ telah disubmit/disetujui atau issued/dikelurkan, dengan syart dan ketentuan yang berlaku.

I'tikad baik anda adalah merupakan kerjasama yang baik dalam PERNYATAAN KESEHATAN anda, histori penyakit / sakit kritis, pembedahan, merokok yang terlalu over dll yang mensyaratkan anda WAJIB melakukan MEDICAL CHECKUP sesuai permintaan dari Perusahaan Asuransi Jiwa Generali Indonesia sebagai kelengkapan SPAJ anda, di Klinik / Rumah sakit rekanan tanpa dikenakan biaya apapun.

SPAJ anda juga bisa TIDAK DISETUJUI apabila tidak memenuhi STANDART ketentuan layak sebagai nasabah yang DITANGGUNG oleh Perusahaan Asuransi Jiwa Generali Indonesia sebagai PENANGGUNG. 

Info lebih lanjut, silahkan hubungi : 
Bapak Heriansyah Putra
Handphone : 081370434433
Email: ryansyah82@yahoo.com

PELUANG BISNIS * PASSIVE INCOME GENERALI