visi & misi

Tampilkan postingan dengan label investasi unitlink. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label investasi unitlink. Tampilkan semua postingan

Minggu, 08 Juni 2014

TAUKAH ANDA CARA KERJA UNITLINK, BENARKAH HANYA MENABUNG 10 TAHUN, DIJAMIN SEUMUR HIDUP?







Sahabat, tahukah anda mengapa Agen Asuransi meminta nasabah Asuransi Unit Link membayar Premi selama 10 tahun? 

Dan kenyataannya yang telah berjalan, ketika nasabah sudah membayar asuransi selama 10 tahun namun masih mendapat surat harus tetap membayar lagi?

Dari Gambar di atas sangat Jelas CARA KERJA UNIT LINK. Untuk masuk Produk Unit Link bisa dilakukan dengan dua cara yaitu : 

1. Semua Premi di alokasikan ke Proteksi Asuransi. 
2. Dari Premi di bagi dua bagian : Proteksi Asuransi dan Tabungan Investasi. 

Khusus di Generali hanya bisa di lakukan dengan cara yang ke dua, yaitu sebagian Premi di gunakan untuk Proteksi Asuransi dan sebagian premi di gunakan untuk Tabungan Investasi agar Nasabah Generali jangka panjang memiliki Investasi yang baik sehingga cukup untuk membiayai Biaya-biaya asuransi yang di bebankan seumur hidup kepada Nasabah.
 
Pada umumnya Dari Premi yang di Bayarkan nasabah akan di kenakan biaya Akuisisi selama 5 tahun seperti dalam gambar pertama bagian A (biaya Akuisisi Polis) dan biaya akuisisi tersebut di luar dari biaya Asuransi, Biaya Administrasi dan biaya - biaya lainnya. 

Jika kita perhatikan biaya akuisisi tahun ke 3,4 dan 5 hanya 15%, dan di pikiran nasabah sisa dari 15 % adalah 85% semua di masukan ke Tabungan Investasi, Namun kenyataannya dari sisa yang 85% tersebut harus di gunakan untuk membiayai biaya asuransi yang terhutang di tahun pertama dan kedua di tambah biaya asuransi yang berjalan setelah itu sisanya itulah yang di gunakan untuk Investasi. 

Begitu halnya di Tahun ke 6 sudah tidak ada biaya Akuisisi namun BIAYA ASURANSI tetap harus di bayar seumur hidup / sampai manfaat berakhir, sisanya itulah yang di Gunakan untuk Investasi dengan Tujuan untuk Biaya Pendidikan Anak dan Pensiun + membayar biaya asuransi seumur hidup.
 
Kemudian kita perhatikan gambar selanjutnya : 




Unit Link di bagi dua bagian yaitu Proteksi dan Tabungan Investasi. 

Semakin banyak Proteksi yang di ambil nasabah maka semakin besar biaya Asuransi yang di bebankan dan harus tetap di bayar sampai manfaat berkahir atau seumur Hidup nasabah. 

Sedangkan Tabungan Investasi Unit link di Kembangkan di Pasar Uang seperti Saham, Obligasi dan Deposito. Kita pasti tahu bahwa yang namanya Investasi Saham bisa Naik dan bisa juga turun. Kalau Investasi naik maka semua orang tahu bahwa uang yang di simpan akan berkembang dan untung, namun di Indonesia yang namanya saham bisa juga turun.
 
Sejarah menunjukan bahwa dalam 20 tahun terakhir ini kondisi Ekonomi dunia dan indonesia sudah terjadi beberapa kali Krisis dan itu sangat berdampak terhadap Investasi unit Link. 

Kisah yang masih sangat segar di Ingatan saya di tahun 2008 terjadi Krisis Global dan harga saham unit link anjlok hingga 50% lebih sehingga dana nasabah di tahun 2008 banyak yang Hilang terutama bagi nasabah yang menarik dana di waktu itu dengan alasan membutuhkan dana atau karena takut lebih rugi lagi jika di biarkan dana tersebut. 

Kisah tahun 2008 itu bukan tidak mungkin akan terjadi lagi di Indonesia dan mungkin bisa lebih buruk dari tahun 2008, lalu bagaimana dengan nasib nasabah yang ingin menggunakan dananya untuk Pendidikan anaknya dan Pensiun?

Apakah Impiannya akan bisa benar - benar terwujud atau hanya menjadi Impian Belaka? karena setelah nasabah membayar Premi 10 tahun seperti yang di janjikan agen, ternyata nasabah harus tetap membayar BIAYA ASURANSI SEUMUR HIDUP. 

Anda bisa bayangkan jika sahabat memiliki POLIS, setelah 10 tahun apakah dana yang tersimpan cukup untuk membayar biaya asuransi seumur hidup? Jika saham turun / anjlok dan biaya terus di potong dalam bentuk unit yang terbentuk di potong dan terus di potong sedang nasabah tidak membayar premi lagi.

Jika Dana terus berkurang dan Habis maka POLIS asuransi akan tidak berfungsi atau LAPSE bahasa asuransinya. Sebesar apapun nama Perusahaannya, Sehebat apapun produk asuransinya itu tidak ada artinya untuk nasabah jika Polisnya sudah Lapse / tidak aktif. 

Dengan Kondisi tersebut di butuhkan Solusi Cerdas yang berpihak untuk keuntungan nasabah. Dan Solusi itu hanya ada di GENERALI, sejak pertama kali masuk menjadi nasabah, Generali memiliki REM INVESTASI yang bernama ARMS yang sudah di Hak Patenkan selama 20 tahun (artinya perusahaan lain selain Generali tidak bisa menggunakan sistem ini sampai 20 tahun kedepan). 

Jadi, Nasabah Generali sejak awal sudah bisa membatasi kerugian dengan fitur CUT LOSS dan tidak membatasi Keuntungan dengan Fitur Profit Climbing. Kelak nasabah akan Puas, Nyaman, Aman dan Investasi yang menguntungkan sehingga Polis terbebas dari LAPSE walau hanya bayar premi 10 tahun.

GENERALI memang BERBEDA dengan Perusahaan asuransi lainnya.

Kebanyakan Nasabah asuransi tidak memahami cara kerja Unit Link yang sebenarnya, karena jika Agen menjelaskan secara detail cara kerja Unit Link di kwatirkan nasabah tidak jadi membeli asuransi karena Resiko yang harus di hadapin invetasi Unit Link.

Padahal menurut saya nasabah WAJIB mengetahuinya sehingga tidak terjadi komplain dibelakang hari yang mengakibatkan nasabah merasa di tipu atau ada yang di sembunyikan. Namun di pahami mengapa agen asuransi secara umum tidak menjelaskan itu dikarena tidak ada solusi dari masalah tersebut. Selama ini perusahaan asuransi tidak memiliki Solusi yang di hadapi produk Unit Link

Dalam berinvestasi di pasar modal, investor dihadapkan pada kondisi ketidakpastian. Pergerakan naik turunnya harga pasar yang tinggi dan tidak diharapkan dapat terjadi sewaktu-waktu. 

Gejolak perekonomian di dalam maupun di luar negeri dapat menimbulkan pengaruh yang besar pada pergerakan harga di pasar modal. Selain itu, sentimen para investor juga mempengaruhi pergerakan harga di pasar modal.


Gejolak harga yang terjadi di pasar modal merupakan risiko yang mau tidak mau harus dihadapi para investor. Bila tidak ditangani dengan tepat dan cermat, investasi akan mengalami kerugian. Jika penurunan nilai investasi terjadi saat dana masih lama dibutuhkan, maka masih terdapat banyak waktu untuk memulihkan nilai aset yang dimiliki. 

Namun, apabila krisis terjadi saat menjelang dana dibutuhkan, maka risiko akan sangat sulit untuk dikendalikan. Bila tidak dikelola dengan tepat, kerugian akan menjadi hasil akhir dari investasi yang dilakukan.


 
Yang selanjutnya menjadi masalah, dalam mengelola investasinya, investor juga dihadapkan pada berbagai keterbatasan. Salah satu keterbatasan yang dimilikinya adalah emosi sebagai manusia. Investor cenderung untuk membeli saat harga di pasar modal tengah meningkat. 

Dalam hal ini, ketika harga tengah meningkat, sifat manusiawi mendorongnya untuk berinvestasi karena bayangan akan keuntungan yang dapat diperolehnya. Emosi pula yang menyebabkan investor justru keluar dari pasar dan menjual aset investasinya saat harga tengah menurun karena rasa takut bahwa harga akan terusmenerus merosot. 

Bahkan setelah keluar dari pasar, pengalaman akan kerugian ini menyebabkan investor merasa takut untuk kembali berinvestasi dalam jangka waktu lama. Saat ia memutuskan untuk kembali berinvestasi, harga telah berada di tingkat yang lebih tinggi.


 
Contoh lainnya adalah ketika investor tengah mengalami peningkatan harga dari aset investasi yang dimilikinya, sifat yang tidak pernah puas menyebabkan ia menunda untuk segera merealisasikan keuntungan dengan menjual asetnya tersebut. 

Yang terjadi selanjutnya, harga justru sudah kembali turun dan ia terlambat untuk menikmati keuntungan dari investasinya. Jelaslah bahwa rasa takut dan tidak pernah puas. seringkali menyebabkan investor membuat keputusan yang terburu-buru, atau sebaliknya, malah menunda keputusan.


Keterbatasan-keterbatasan lain yang dimiliki investor adalah ketiadaan waktu dan akses untuk selalu memonitor pergerakan harga di pasar modal.



 
Untuk itu, diperlukan suatu sistem yang dapat membantu investor dalam mengelola risiko tersebut. Sistem ini harus dapat selalu memantau pergerakan harga, berjalan secara otomatis, dan tidak terpengaruh oleh emosi manusia.


ARMS sebagai Jawabannya...


 
Untuk menjawab kebutuhan investor dalam pengelolaan risiko investasi, Generali Indonesia telah menciptakan sistem manajemen risiko yang berjalan secara otomatis.


Sistem ini disebut Auto Risks Management System (ARMS). ARMS memadukan berbagai metode manajemen risiko yang dijalankan secara otomatis (Komputerisasi / robotik). Dalam hal ini, metode yang dimaksud terdiri dari :

Auto Balancing
Auto Trading
Auto Re-entry
Bounce Back


 
Auto Balancing
Auto Balancing merupakan fitur yang berfungsi untuk menjaga komposisi Aset Portofolio Investasi sesuai dengan profil risiko yang dimiliki investor secara otomatis dan konsisten dari waktu ke waktu. Ini dilakukan melalui proses jual beli aset saat komposisi tipe aset dalam portofolio investasi tidak sesuai dengan komposisi yang telah ditetapkan sebelumnya oleh investor.
 
Yang menarik, dengan Auto Balancing, investor secara konsisten akan membeli aset tertentu saat harganya rendah dan menjual aset tertentu saat harganya tinggi sehingga imbal hasil investasi yang diperoleh juga akan meningkat. 

Atau, dengan kata lain prinsipBuy Low-Sell High terjadi secara konsisten. Hal ini dilakukan dengan cara menjual aset yang kinerjanya lebih baik (outperforming asset) dan membeli aset yang kinerjanya lebih rendah(underperforming asset) secara bersamaan pada saat terjadi perubahan komposisi tipe aset yang tidak diinginkan.
 
Dengan Auto Balancing, pergerakan harga masing-masing aset investasi akan dipantau setiap hari dan proses di atas akan dilakukan sesuai dengan batas toleransi yang diinginkan investor secara konsisten dan terus menerus.


 
Auto Trading
Auto Trading merupakan fitur yang berfungsi untuk memantau dan menjaga kinerja portofolio investasi agar konsisten dengan tujuan investasi yang dimiliki investor secara otomatis dari waktu ke waktu. Dalam berinvestasi, setelah mencapai target pengembangan dana investasi, investor harus merealisasikan keuntungannya (profit taking). 

Sebaliknya, saat terjadi penurunan dana investasi melebihi batas yang dapat ditoleransi, investor harus segera keluar dari pasar untuk mencegah kerugian lebih jauh (cut loss). Dengan Auto Trading, proses realisasi keuntungan atau mencegah kerugian ini berjalan secara otomatis

Pengembangan Lebih Lanjut dari Auto Trading:

- Profit Climbing
Dalam perkembangan selanjutnya, sebagai alternatif dari Profit Taking, Auto Trading memiliki fitur Profit Climbing yang digunakan untuk membantu investor agar tidak merealisasikan keuntungannya terlalu dini di saat pasar investasi masih dapat terus tumbuh. 

Konsep ini dapat dianalogikan dengan seseorang yang sedang menaiki tangga di mana pada setiap anak tangganya disiapkan jaring pengaman. Orang ini dapat terus menaiki tangga tanpa henti tanpa harus takut jatuh. Saat orang ini jatuh dari anak tangga manapun, jaring pengaman telah tersedia sehingga ia tidak jatuh jauh ke dasar lantai.

 
- Auto-Re-entry
Auto Re-entry adalah fitur di dalam Auto Trading yang berfungsi untuk menginvestasikan kembali seluruh hasil investasi yang telah direalisasikan dan/atau diamankan secara otomatis dan sesuai dengan profil risiko dan tujuan investasi yang dimiliki investor.

Setelah keluar dari pasar, baik karena realisasi keuntungan atau menghindari kerugian lebih jauh, investor harus menentukan kapan ia akan kembali berinvestasi. Momen terbaik untuk masuk kembali adalah saat harga instrumen investasi (yang dimiliki investor sebelum keluar dari pasar) lebih murah. 

Hal ini dilakukan dengan mengawasi perkembangan harga di pasar setelah investor keluar dari pasar. Bila harganya turun lebih lanjut hingga mencapai titik yang telah ditetapkan, investor sebaiknya kembali berinvestasi seperti sediakala. Dengan Auto Re-entry, proses berinvestasi kembali ini berjalan secara otomatis.

 
- Bounce Back
Bounce Back merupakan fitur pada fasilitas investasi yang berfungsi untuk mengalokasikan kembali Nilai Investasi yang telah direalisasikan dan/atau diamankan secara otomatis melalui fitur Auto Trading, pada alokasi Jenis Dana Investasi yang ditentukan oleh nasabah, dalam suatu periode dan parameter tertentu yang ditentukan oleh Generali Indonesia.
 
Fungsi fitur Bounce Back hampir sama dengan fitur Auto Re-Entry, perbedaannya terletak pada parameter pengalokasian kembali nilai investasi, dimana Auto Re-Entry menggunakan parameter yang ditentukan oleh nasabah, sementara Bounce Back menggunakan parameter tertentu yang ditentukan oleh Generali Indonesia dengan menggunakan sistem dan tim investasi professional yang dimilikinya. 

Dalam hal ini, saat parameter ini menghasilkan sinyal yang menunjukkan bahwa harga pasar investasi telah memasuki tren peningkatan, maka dana investasi akan kembali dialokasikan sesuai dengan komposisi sebelum Auto Trading terpicu.

 
Semoga posting ini bisa bermanfaat untuk sahabat Indonesia, silakan sahabat Cek & Ricek POLIS yang ada di rumah sahabat, apakah Polis tersebut sudah memiliki PENGAMAN INVESTASI UNIT LINK?

Jika jawabannya belum ada, jangan sampai terlambat. Sejak sekarang perbaiki Polis anda dan saya siap membantu sahabat dalam merencanakan Keuangan keluarga demi masa depan yang CEMERLANG. 

Keputusan kita hari ini akan menentukan masa depan keluarga kita. Jangan tunda lagi.sekarang juga pastikan POLIS sahabat memiliki ARMS.

Senin, 10 Februari 2014

UNITLINK : PROTEKSI + INVESTASI




Sampai saat ini, masih banyak perdebatan seputar untung rugi memiliki unit link. Bagi yang tidak mengerti dan tidak mau ambil pusing memutuskan untuk tidak memiliki unit link. Memang, unit link bukanlah hal yang mudah dipahami dalam waktu sebentar.

Sebelum hadirnya produk unit link, masing masing produk asuransi jiwa, asuransi kesehatan, dan investasi reksadana ditawarkan terpisah, sehingga sedikit kalangan masyarakat yang dapat menikmati ketiganya sekaligus. Idealnya, ketiga produk tersebut harus dimiliki secara bersamaan untuk memastikan tercapainya tujuan investasi.


Bagaimana Asuransi Dapat Memastikan Tujuan Investasi Tercapai?

Untuk mendapatkan hasil investasi reksadana yang diinginkan / di rencanakan, investor sangat bergantung dengan waktu. Umumnya, hasil yang menguntungkan didapat dalam waktu beberapa tahun, dan banyak hal yang dapat terjadi dalam waktu penantian tersebut.

Jika terjadi sesuatu seperti sakit, kecelakaan atau meninggal dunia, mungkin satu satunya jalan untuk menutup seluruh biaya tersebut adalah dengan merogoh modal investasi anda (karena sudah pasti aset tersebut lebih mudah dicairkan dibanding aset anda yang lain seperti rumah, mobil, bisnis, dll). Tentu hal ini menghambat / memperpanjang target waktu pencapaian investasi anda.  Dengan memiliki asuransi, tujuan investasi anda tidak akan pernah terganggu karena hal mendesak tersebut. Namun, tidaklah mudah bagi banyak orang untuk mengelola ketiganya secara terpisah (reksadana + asuransi kesehatan +asuransi jiwa), terutama dalam mengalokasikan budget untuk ketiganya sekaligus.

Dengan kehadiran unit link, hal tersebut menjadi jauh lebih mudah.

Apa itu Unit Link?
Secara umum, unit link adalah gabungan asuransi jiwa + asuransi kesehatan + investasi dalam bentuk reksadana. Asuransi jiwa dan asuransi kesehatan yang di bundle ke dalam produk unit link adalah asuransi yang bersifat term. Ketiga produk tersebut digabung  menjadi satu dan saling bergantung satu sama lain.

Investasi pada Unit Link

Seperti dibahas sebelumnya, investasi pada unit link dikelola dalam bentuk reksadana. Pengelolaan reksadana itu sendiri tidak dilakukan oleh perusahaan asuransi, melainkan oleh perusahaan investasi khusus pengelola reksadana (fund manager) yang ditunjuk oleh perusahaan asuransi. Beberapa perusahaan asuransi memiliki fund manager sendiri, tapi tetap berada diluar bisnis asuransinya.

Asuransi Kesehatan pada Unit Link

Asuransi kesehatan yang dipaketkan dalam produk unit link adalah merupakan perlindungan asuransi tambahan, yang dikenal dengan istilah rider. Terdapat berbagai macam rider yang ditawarkan oleh masing masing perusahaan asuransi pada produk unit link, salah satu rider yang paling umum adalah perlindungan rumah sakit untuk rawat inap. Masih banyak rider lain seperti perlindungan cacat total dan tetap, pengurangan premi, penyakit kritis, perlindungan tambahan bagi keluarga tertanggung, dsb. Biaya bagi masing masing rider tersebut pun dikenakan secara terpisah yang dipotong dari nilai investasi anda. Rider ini bisa diberhentikan kapan saja, baik oleh nasabah atau perusahaan asuransi. Nasabah pun diberi keleluasaan untuk memilih menggunakan rider atau tidak sama sekali pada saat pengajuan.

Asuransi Jiwa pada Unit Link

Tidak seperti rider, asuransi jiwa pada unit link merupakan paket wajib yang disertakan. Besar kecilnya uang pertanggungan ditentukan sesuai keinginan nasabah (ada batas minimum) dan jumlah premi. Karena asuransi jiwa yang berjenis term, maka premi pun harus dibayarkan (dibayarkan otomatis secara rutin dari nilai investasi) selama anda diproteksi. Anda pun dapat memilih sampai umur berapa ingin diproteksi. Pilihan yang tersedia mulai dari 75 thn s/d 99 thn.

Apakah Unit Link beresiko?

Temukan jawabannya, disini :





Sabtu, 18 Januari 2014

OPTIMALKAN DANA PENSIUN ANDA DARI SEKARANG DENGAN INVESTASI UNITLINK





 
UBRICH
Ultimate balance right insurance choice.
 
Investasi ini adalah investasi UNITLINK.
 
Investor/nasabah mendapatkan 2 (dua) KEUNTUNGAN sekaligus:
 
INVESTASI & PROTEKSI

Dan investasi ini tetap mengikuti pergerakan instrument PASAR UANG:
 
- saham
- obligasi

 
Untuk lebih memudahkan khalayak awam, investasi ini konsepnya dianalogikan seperti investasi PROPERTY.
Dan anda pasti menyutujui bahwa investasi property adalah investasi menjanjikan dlm JANGKA PANJANG.

 
BUY AND WAIT!
BELI DAN TUNGGU!

 
Harga property anda MELAMBUNG.
Nah, kurang lebih seperti itu!

UBRICH = ANDA JADI KAYA....!!!

 
Ya benar, bagi anda yg menyukai pengembangan penghasilan melalui investasi, UBRICH adalah alternatif TERBAIK dan LEBIH MENGUNTUNGKAN utk anda.
 
Kenapa LEBIH?
 
karena investasi anda disiapkan dana UANG PERTANGGUNGAN JIWA hingga usia 99 tahun selama & setelah habis masa cicilan.

- MENINGGAL SAKIT KRITIS 1 MILYAR

- MENINGGAL KECELAKAAN 2,5 MILYAR

 
Kemudian BEBAS biaya-biaya sbb:
1.Bebas biaya balik nama
2.Bebas biaya perolehan hak atas tanah n bangunan
3.Bebas PPN
4.Bebas bunga kredit
5.Bebas biaya asuransi


Maknanya investasi UBRICH ini jauh lebih MUDAH, FLEKSIBLE & MENGUNTUNGKAN diatas investasi PROPERTY bahkan, karena resiko KERUGIAN juga relatif minim.

ILUSTRASI:
Usia masuk 30 tahun

Investasi ini dimulai dari harga / angka 700 juta.

Dicicil selama 7 tahun
Besar cicilan 100 juta / tahun

 
Di tahun ke-6 sd ke-10
Anda berhak mendapat BONUS LOYALTY sebesar 10% dari cicilan pertahun = 10 juta x 5 tahun = 50 juta

 
Di tahun ke-8 sd ke-29
Anda berhak mendapatkan profit 50 % dari cicilan pertahun = 50 juta / tahun

 
Di tahun ke-31
Nilai investasi anda melambung berkisar  
57,6 MILYAR

 
Untuk mempertegas kenapa INVESTASI ini sangat menjanjikan dan relalif AMAN?
 
Setiap investasi yang di-TRADING-kan mengikuti pergerakan intrument PASAR UANG/MODAL tidak terlepas dgn konsekuensi HIGH RISK HIGH RETUN (resiko tinggi, keuntungan juga tinggi).
 
Investor/nasabah wajib faham dan sadar akan hal ini. Jika SAHAM NAIK, SEMUA PASTI TERSENYUM GEMBIRA.
 
Bagaimana jika SAHAM TURUN? Investor/nasabah yg akan menanggung resiko ini tentunya.

Menanggapi hal ini, maka GENERALI INDONESIA telah berinovasi menciptakan SYSTEM pengelola investasi anda, agar disaat SAHAM TURUN, investasi anda tidak TERJUN BEBAS karena ARMS sbg JARING PENGAMAN secara otomatis.
 
- auto TRADING
- auto CUTLOSS
- auto RE-ENTRY
- auto BALANCING
- BOUNCE BACK

 

System pengelola resiko secara otomatis/robotik)
 
HAK PATEN 20 tahun dari sekarang.
 
MEMAKSIMALKAN KEUNTUNGAN 
DAN MEMINIMALKAN KERUGIAN
 
Protected by ARMS
HAK PATEN 20 TAHUN

APA ITU UNIT LINK : FORUM ASURANSI DI METRO TV TANGGAL 26 DESEMBER 2013

Acara Forum Asuransi di Metro TV tanggal 26 Des 2013
Apa Itu Unit Link? 




Menurut saya, topik ini sangat penting di ketahui oleh banyak orang karena kebanyakan dari kita membeli produk asuransi Unit Link, namun banyak di antara kita belum memahami secara detail tentang asuransi Unit Link itu sendiri. 
Unit link merupakan produk asuransi yang di dalamnya ada Proteksi dan Investasi. Di mana Investasi akan sangat berpengaruh terhadap Proteksi yang di ambil untuk jangka Panjang. Jika hasil Investasi nya baik maka nasabah akan mendapatkan manfaat proteksi yang sesuai di janjikan agen kepada nasabah, tetapi ternyata Investasi di Unit Link, memiliki Resiko yang kita semua tidak ada yang tau tentang kondisi ekonomi di Indonesia dan Dunia. 
 
Jika Krisis Ekonomi terjadi maka dana Nasabah yang sudah di simpan bertahun-tahun bisa saja dalam waktu sekejap Hilang dan secara otomatis manfaat Proteksi yang di ambil juga bisa Hilang atau LAPSE ( dana tidak cukup untuk membayar biaya asuransi) atau mau tidak mau nasabah harus terus membayar premi asuransi selamanya agar manfaat proteksi tetap berjalan sesuai dengan perencanaan di awal masuk asuransi



Acara ini di selenggarakan oleh AAJI (Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia) di Metro TV untuk Edukasi masyarakat Indonesia agar membeli asuransi Unit Link harus memahami manfaat dan resikonya.

Acara ini menggunakan durasi waktu 60 menit sehingga video ini di bagi menjadi 5 bagian. Silakan di buka video ini dari bagian 1 s/d 5 sehingga sahabat bisa lebih memahami produk Unit Link, baik kelebihan dan kekurangannya serta Solusi dari masalah yang di hadapi Produk Unit Link..




METRO TV : Forum Asuransi " Apa itu Unit Link? bagian 1




METRO TV : Forum Asuransi " Apa itu Unit Link? bagian 2 



METRO TV : Forum Asuransi " Apa itu Unit Link? bagian 3




METRO TV : Forum Asuransi " Apa itu Unit Link? bagian 4


METRO TV : Forum Asuransi " Apa itu Unit Link? bagian 5

 


Semoga Siaran Ulang Forum Asuransi di Metro Tv ini bisa memberikan Manfaat yang berguna untuk masyarakat Indonesia secara umum dan Mitra - Mitra Generali secara khususnya dalam memilih Perusahaan asuransi yang terbaik untuk masa depan keluarga.



Keputusan kita hari ini menentukan masa depan keluarga kita..Pastikan kita tidak salah memilih dan jika kita sudah terlanjur memilih yang lain, tidak ada kata terlambat untuk memperbaikinya sebelum semuanya menjadi penyesalan.


Unit Link ibarat TANAMAN UBI. Jika daun dan batangnya subur maka AKAR Ubi nya akan bertumbuh subur juga. Artinya jika hasil Investasinya maksimal maka Proteksinya juga akan optimal dan bebas dari LAPSE.
  
https://www.youtube.com/watch?v=W89MKtwAV44&feature=youtube_

Pastikan Unit Link ANDA di Proteksi 
dengan ARMS Generali Indonesia ...!!!


sharing bersama saya :
Heriansyah Putra
konsultan keuangan & bisnis
081370434433

PELUANG BISNIS * PASSIVE INCOME GENERALI